-Anak
Emak-
Iya
apa, ada hubungannya diam (bad mood) sama PMS secara medis?
Karena
kurang yakin, maka gw melakukan penelitian kecil-kecilan dilingkungan
terdekat. Siapa lagi objek nya kalau bukan para wanita produktif
dirumah Sungai Hijau ini. Pertama-tama gw mengamati si bontot yang
emang rada jutek, gw tandai tanggal 'bahaya' itu dan gw membuktikan
ternyata benar, siadek bontot ini bakal ga ngomong-ngomong kalo lagi
PMS. Apalagi kalau sedang beraktifitas (ya iyalah), juteknya nambah
kalo ditegor
"kalo
itin lagi kerja ga pengen ditanya-tanya"
Begitu
katanya, tapi kalo ditanya
"mau
makan baso ngga dek?"
Tetep
aja masih nyahutin dan riang. So, apa ada ya hubungan PMS dengan
bakso?
Trus
objek selanjutnya adalah sepupu gw dirumahnya LembaH Hijau, pernah
sekali gw setengah mati keheranan. Ini si mak-mak miss call gw dan
berhubung gw lagi ga ada pulsa ya gw miss call balik
daaaan...........
Ga
lama doi datang kerumah gw di Sungai Hijau, anehnya objek kemarahan
bukan masalah miscall-misscall-an tadi, tapi marah ke gw tentang
kerjaan gw yang ga kelar-kelar dirumah. Maaaak, doi datang cuma buat
ngomel-ngomelin gitu tentang kerjaan gw yang sepenuhnya dia juga ga
paham, tho yang dia tau gw sibuk aja setiap saat. Dan giliran gw
beranikan diri ngajak makan bakso, maka jawabannya adalah,
“mau
nraktir nih, tumben!” (kan asem tuh, udah nodong minta traktir pake
ngatain pula)
Nah,
berhubung makhluk dua ini aja yang tersedia sebagai objek penelitian
maka kesimpulan gw hanya bisa ditarik dari dua orang ini saja. Mereka
sangat sensi, suka diam, tapi tiba-tiba cerewet tanpa sebab dan
selalu oke soal bakso.
Begitu
hubungan mood mereka dengan PMS, gimana dengan kalian ladies?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar