Rabu, 04 Januari 2017

Peran Pemuda Dalam Menyongsong Titik Balik Peradaban

Bagian II
(Pemuda Islam dalam Intaian Musuh Kolektif)

Sebelumnya kita membahas krisis percaya diri dalam tubuh pemuda Islam. Krisis percaya diri ini tidak serta merta ada da berkembang tanpa campur tangan sebuah agenda raksasa yang mendunia. Namun sayangnya ummat Islam yang telah berhasil dikotak-kotakkan kedalam nasionalisme geografis ketimbang kesatuan aqidah dan cendrung terkecoh serta memandang agenda raksasa ini secara terpisah satu sama lain.
Dalam sebuah diskusi, seorang peserta mengatakan. 'Bagaimana mungkin KOMUNISME akan bersatu dengan LIBERALISME dalam menghancurkan ISLAM, sedangkan mereka berseteru satu sama lain'.
Maka sebaiknya kita bahas bagian-bagian agenda raksasa ini dalam mewujudkan tatanan dunia baru yang mereka inginkan.
1. Kapitalisme
Pemikiran kapitalisme merupakan turunan dari budaya Romawi Kuno dengan Feodalistiknya didalam tubuh Masyarakat Eropa. Diera pencerahan Eropa, kapitalisme muncul kembali sebagai bentuk perlawanan terhadap dominasi gereja yang mengekang perkembangan science. Namun dalam perkembangannya kapitalisme tidak hanya memusuhi gereja namun juga semua agama terkecuali Yahudi.
Kapitalisme sangat intim dengan Liberalisme dan sekularisme dalam prakteknya. Dimana penganut paham ini sangat mendewakan hak milik pribadi diatas tatanan apapun termasuk agama.
Untuk mencapai kejayaan kepemilikan ini maka lahirlah penjajahan dan kolonialisme yang sasarannya adalah dunia Islam yang sedang tak berpemimpin dengan senjata utamanya bernama RIBA dan Exploitasi. Dimulailah penjajahan Eropa ke Timur tengah dan Asia pada abad ke 17.
Tokoh utama kapitalime ini adalah Adam Smith, seorang yahudi yang berasal dari Scotlandia.

2. Komunisme
kelahiran Komunisme dibidani oleh Karl Marx dan Fredrich Engels. Marx Merupaka seorang cucu dari Murkhoy Marx, seorang tokoh penting Yahudi di jerman. Tidak lama setelah lahirnya Komunisme menampakkan dirinya dalam praktek kehidupan yang berlumuran darah melalui tangan Joseph Stalin dan Vladimir Lenin. Lewat tangan kedua algojo inilah tumpahnya darah jutaan ummat Islam dalam Revolusi Bolsheviks.
Komunisme meniadakan keberadaan Tuhan dan menyandarkan teori kehidupan terhadap teori Darwin yang juga seorang Yahudi. Dalam prinsipnya Komunisme memusuhi semua agama kecuali Yahudi, karena yahudi menurut mereka adalah bangsa yang terzolimi dan patut mendapat perlindungan.
3. Sekularisme
Sekularisme lahir akibat dominannya doktrin dan kesewenang-wenangan gereja terhadap kaum proletar diabad pertengahan. Kaum agamawan menjelma menjadi politikus dan memeras raknyat dengan jubah agama. Sehingga lahirlah gerakan pemisahan antara kehidupan bernegara dan beragama.
Disini dijadikan agama dan segala simbol-simbolnya menjadi suatu yang usang, tidak relevan dengan kehidupan modern dan terbelakang. Untuk kemajuan bernegara maka agama harus dipisahkan pembahasannya hanya dalam lingkup gereja saja, namun dalam perkembangannya sekularisme memberlakukan diri untuk memandang remeh semua agama dan harus dipisahkan dari bernegara. Sala satunya adalah dengan menampilkan keagamaan suatu yang tak layak ada dalam pemikiran seorang pemuda.
4. Westernisasi
Secara simbol, Eropa mencapai puncak kegemilangannya melalui revolusi industri yang dipelopori Inggris setelah menemukan mesin uap dan mesin tenun pada abad ke 17 M dan diikuti penemuan-penemuan lain. Dengan penemuan ini penganut paham Liberal, Komunis dan sekuler mendapat titik percontohan. Kemajuan suatu bangsa akan meningkat berbanding lurus dengan jarak yang diambil dengan kaum agamawan dan gereja. Hal ini juga ditularkan kepada pemuda-pemuda Islam diseluruh dunia, bahwa agama adalah penghambat kemajuan.
Seperti dikatakan diawal tadi, banyak dari kita yang memandang paham-paham ini secara parsial. Bahwa mereka terpisah satu sama lainnya. Padahalnya mereka lahir dari perut ketamakan yang sama untuk menguasai dunia dengan pola meng-kolektifkan segala potensi untuk memerangi agama (dalam hal ini kita bicara tentang Islam). Permusuhan mereka bisa digambarkan sebagai jari-jari denga posisi berseberangan dalam mencengkeram sebuah mangsa. Kita ummat Islam berhenti dengan melihat jari-jari nya saja, namun melupakan jari-jari itu melekat pada tangan yang sama. Tangan itu bernama Yahudi.
Karena Islam merupakan satu-satunya agama yang tidak mencampur adukkan firman Allah dengan pemikiran manusia dan dijaminnya kejayaan Islam dimasa depan, juga jejak dominasi Islam selama 12 abad dimasa silam menjadikan Islam adalah MUSUH bersama semua faham ini. Satu hal yang tidak boleh kita lupakan adalah dendam bersama akan masa lalu yang bergejolak terhadap bangsa-bangsa yang pernah ditaklukan. Mereka berusaha menggeliat dan membalas secara kolektif dan terstruktur lalu dirangkum oleh musuh Islam yang secara jelas Allah sebutkan didalam Surat Al-Bagara ayat 120
Maka tidak heran bangsa Persia yang api di biaranya tak pernah padam selama seribu tahun lalu dipadam kan cahaya Al-quran memiliki dendam tak berkesudahan dalam tubuh SYIAH yang dipelopori seorang Yahudi bernama Abdulla bin Saba'. Penaklukan benteng terakhir Byzantium ditimur juga seperti api dalam sekam dijiwa orang-orang nasrani terhadap Islam. Sedangkan bangsa yahudi memang merupakan musuh segala kebenaran dan tidak akan pernah tinggal diam sampai kita atau mereka yang musnah. Sedangkan Allah mentaqdirkan Dajjal akan meleleh ditangan Isa As.
Dendam dan permusuhan kolektif ini lah yang sedang dihadang ummat Islam, terutama pemuda Islam diera ini. Tidak ada tempat berlindung selain berpegang teguh dan menguatkan diri pada agama Allah. Wallahualam.
Aisyah Syahidah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar